Life is about choice

Do your best or nothing, No change no future, No pain no gain…

Troubleshooting Internet: Sharing Internet Speedy Tetap Cepat dengan Mikrotik

Posted by Niyamabrata pada September 12, 2010

Anda pasti pernah punya masalah dengan kecepatan internet di kantor anda. Dulu, di awal-awal pemasangan internet anda misalkan dengan speedy, masih cepat. Tapi, begitu pengguna bertambah banyak, kecepatan internet malah menjadi menurun. Kemudian, koneksi sering terputus. Masalah seperti ini sering dihadapi pada pengguna internet di kantor yang mengguanakan internet sharing (secara bersama-sama).

Kejadian ini juga pernah menimpa saya di awal-awal saya menggunakan telkom speedy dengan kecepatan downstream sebesar 1 Mbps dan upstream sebesar 128 Kbps ( paket ini masih sampai sekarang). Pada mulanya, untuk sharing koneksi internet ini dengan jumlah pengguna kurang lebih sekitar 30 user, saya masih mengandalkan router yang built-in dengan modem ADSL dari speedy (merk-nya articonet waktu itu, sekarang sudah ganti pake d-link, karena modemnya udah mati). Pada saat itu, pada jam-jam biasa koneksi masih lancar-lancar saja, akan tetapi pada saat jam-jam sibuk, dan pengguna yang on-line banyak, modem mulai rewel, koneksi lambat bahkan sering hang, apalagi kalo sudah panas.

Tapi itu dulu, sekarang sudah tidak lagi. Untuk di kantor, saya sudah mulai menerapkan managemen bandwidth internet seperti yang diterapkan di perguruan tinggi. Karena kasusnya kurang lebih sama. Pengguna banyak akan tetapi bandwidth yang kita punya kecil. Bagaimana caranya supaya internet supaya kenceng terus meskipun pada jam-jam sibuk. Adapun langkah-langkah yang saya lakukan adalah sebagai berikut :

  1. Memasang router Mikrotik untuk managemen bandwidth. Saya membuat router ini dengan komputer intel P-3 memori 128 MB. Dengan mikrotik ini banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengatur penggunaan bandwidth kita seperti :
    • Mengaktifkan fitur-fitur penting pada mikrotik sehingga koneksi internet bisa lebih cepat dan optimal, seperti fitur web-proxy, firewall, dan sebagainya,
    • Memblok situs-situs yang berbau pornografi, perjudian, fishing, dll yg negatif dengan bantuan DNS Nawala (Internet sehat bos), dengan mengoptimalkan fitur DNS Server, Firewall, Web Proxy,
    • Memblok download konten-konten multimedia (film, lagu, file software yang nggak perlu), karena untuk di kantor saya pada saat jam kerja lebih diutamakan internet untuk keperluan e-mail, browsing, edukasi / pendidikan. Pemblokiran ini hanya dilakukan pada saat jam kerja (jam sibuk – pada saat pengguna internet masih banyak), dan pemblokiran dibuka pada jam 22.00 – 07.00, jadi kalo mau download film ato file multimedia lain ya pada rentang jam tersebut, Tapi kalo mau download file dokumen (pdf, word, dll) bisa pada saat jam kerja, (pada fitur firewall tentunya)
    • Bandwidth akan dibagi berdasarkan pengguna yang on-line (bener-bener download) pada saat itu, bukan langsung dibagi per-komputer. Jadi jika pengguna yang browsing pada saat itu sendirian, maka kecepatan yang diberikan akan kecepatan maksimal bandwidth yang kita punya, Fitur Queues
    • Memberikan hak akses (berupa username & password) kepada masing-masing pengguna yang berhak sehingga meningkatkan keamanan jaringan (memakai fitur hotspot pada mikrotik),
    • Memaksimalkan penggunaan mikrotik untuk melindungi jaringan internet kantor supaya benar-benar aman dari penggangu dari luar (optimalkan fitur firewall),
    • Membuat laporan error, hang, dan lain-lain pada file log mikrotik yang bisa dikirim langsung ke e-mail kita sehingga kita bisa memantau penggunaan mikrotik dari jarak jauh (optimalkan penggunaan fitur logging dan e-mail di mikrotik),
    • Dan masih banyak lagi fitur yang lain..harus dicoba dech!

  2. Menempatkan router mikrotik dan modem ADSL pada ruangan yang ber-AC, dan memberikan kipas tambahan pada modem. Tindakan ini dilakukan karena akibat panas berlebih (karena hidup 24 jam non-stop) kadang modem dan router bisa hang atau mati secara tiba-tiba. Dengan tindakan ini, hang bisa dikurangi.
  3. Bersambung…

Banyak sekarang di kantor-kantor sudah menggunakan Router Mikrotik untuk mengatur penggunaan bandwidth-nya, akan tetapi jika tidak mengatur dengan optimal toh akan tetap mubasir alias percuma. Internet akan tetap aja lambat karena pengguna yang kebanyakan dan bandwidth yang kecil. Jadi kita harus cermat mengatur bandwidth-nya. Akses yang tidak begitu perlu ditiadakan aja pada saat yang urgent.

3 Tanggapan to “Troubleshooting Internet: Sharing Internet Speedy Tetap Cepat dengan Mikrotik”

  1. irfan said

    thanks pencerahannya..tapi boleh saya dikirm surel tentang setting mikrotik dari awal yang anda terapkan di kantor anda itu?thansk…ditunggu

  2. Sukrawan said

    its complicated…just browsing on Google

  3. […] Comment! Posted: September 12, 2010 by Sukrawan in Jaringan Komputer Tag:ADSL, indonesia, internet, Internet Sehat, Jaringan, Jaringan Komputer, kantor, komputer, Mikrotik, Nawala, Router, sharing, speedy 2 […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: